Memenuhi permintaan dari para penggemarnya di Indonesia, Penyanyi dan sekaligus penulis lagu Rie Fu akan datang ke Jakarta untuk pertama kalinya dalam sebuah konser ekslusif dan live Privat yang bertajuk "Rie fu First Live in Jakarta". Konser ini akan diselenggarakan pada tanggal 7 November 2015 pada Yamaha Music Auditorium, di daerah Semanggi Jakarta. Hanya 200 tiket yang akan dijual untuk publik. Tahun kemarin Rie Fu merayakan 10th perayaan debutnya di Jepang. Sekarang Dia telah mempunyai Album baru yang menawan dengan judul "I". Memaksimalkan kemampuanya sebagai penulis lagu rie fu bekrja sama dengan penulis lagu dari Swedia dan telah menulis beberapa lagu melow yang akan dia tanpilkan live untuk fansnya di Indonesia. Diprediksi Dia juga akan menampilkan lagu klasik andalnya "Life Is like a boat" ost serial anime Bleach dan " I wanna go to Place" ost Gundam Seed Destiny. Rie fu First Live in Jakarta November 7th Venue: Yamaha Music Indonesia Auditorium Door Opens at 6PM, Show starts at 6.30PM (Latecomers will not be admitted except at predetermined intervals) Ticket: IDR350.000 via Kiostix
News about Barbie Hsu being pregnant with her second child have surfaced after a photo of her wearing a loose top and flats upon arriving in Taiwan for her grandmother's birthday last October 29th and reports about her eating a few dishes during the celebration were revealed.
Asked whether the speculation is true or not, Hsu's mother did not deny and just answered, "I can only say I am happy and we need to follow some traditions.", hinting that the Taiwanese actress is not in the first trimester period yet and that the baby may be trifling.
The 39-year-old star of Meteor Garden fame married businessman Wang Xiaofei in 2010 and gave birth to their first child Wang Hsi Yueh in April last year.
Instant updates. New cards, banlists and bug fixes will now be downloaded instantly. New cards from the instant updates are marked as [Beta] in deck edit.
Core updated to offical build 1.033.7
OCG banlist October 2015
Anime banlist updated
Changed default UI theme
Added option to use AI decks in multiplayer and AI mode
Fixed bug in loading card pics with high id
Fixed bug displaying attribute/type (Mac OS X)
Changed deck edit
Search button no longer clears filters
Reset filters button
Community requests
In the monster description the level is now shown as a number
Support for optional opponent card cover image /textures/cover2.jpg
Taylor Swift performs onstage during The 1989 World Tour on June 13, 2015 at Lincoln Financial Field in Philadelphia, Pennsylvania.
Dimitrios Kambouris/Getty Images for TAS
0
0
0
“It’s tangible evidence that something’s working,” Ryan says of Swift's social media post.
What’s it like being an up-and-coming artist and having your music called out by the biggest pop star in the world? Ten artists found out on Tuesday night (Oct. 6), when Taylor Swift shared a list titled “New Songs That Will Make Your Life More Awesome (I promise!)” on social media, and included shout-outs to songs from emerging singers like Erik Hassle, Seinabo Sey and Kehlani (a few better-known names like M.I.A. and Hailee Steinfeld were also given nods).
With 64 million Twitter followers and 49 million Instagram followers, Swift’s posts each receive an absurd number of eyeballs — but it’s not the social reach that has impressed some of the artists recommended by Swift. Instead, it’s Swift herself co-signing artists so early on in their respective careers.
“I’ve just been looking up to [Swift] so much, ever since her career began,” Phoebe Ryan, whose gorgeous debut single “Mine” got a shout-out, tells Billboard. “She’s been somebody that I’ve seen grow, and the fact that she’s giving me an opportunity to get my music out there a little bit more, into the ears of some of her fans, it’s super cool to me. It’s something that I’m not going to forget to do if I’m ever in her position.”
“I freaked out, but more than that, I was really honored,” says Frankie, whosedelightful “New Obsession” made the list after the song appeared on her debut EP Dreamstate in August. “So many people reached out, so many of her fans, and everyone was so supportive. It was interesting to get a look inside her fan base and see how loving they are.”
Frankie, a songwriting newcomer from Oakland, found out about the post last night while out to dinner with her friends for a girls’ night. “I noticed that my phone was blowing up,” she recalls. “Selfishly, I thought it was the pic I just posted on Instagram getting a lot of love. Nope!”
Meanwhile, Ryan — who released her debut EP Mine and signed to Columbia earlier this year — got an excited text about Swift’s post from a friend, whom she didn’t believe. “I was like, ‘That can’t be real — there’s no way,’” Ryan says. “I looked at my name on the list, and I was like, ‘I will just shut up and wake up tomorrow morning, and it’ll be like Christmas.’”
“I was walking back to the dressing room after playing before Tove Lo at Vogue Theatre in Vancouver last night,” says Erik Hassle, whose sleek pop track “No Words” led off Swift’s list. “A lady working at the venue showed me the picture and said something cool happened while I was playing! I play 'No Words' last in the set, so it was extra crazy.”
Swift has co-signed up-and-coming artists and served as a curator to little-heard songs in the past, serving as a champion to tour mates Ed Sheeran and Haim while recently helping Alessia Cara’s single “Here” approach the Top 40 of the Hot 100 chart. Although it’s too early to project what kind of sales or chart bump “Mine” and “New Obsession” will receive thanks to Swift, both artists see this single social media post as a crucial endorsement.
“I have no idea what it will do, but the fact that I got my recognition just makes me feel really validated,” says Frankie. “It’s a pat on the back that I’m doing something that’s appreciated.”
“It’s tangible evidence that something’s working,” Ryan adds. “It feels like I’m not crazy, in a way. People actually like the song, it’s not just me pushing — and it feels really, really good.”
KEBUMEN - Jenitri mungkin masih asing untuk sebagian orang Indoneisa, terutama bagi yang tinggal di daerah perkotaan. Namun, bagi penduduk Kebumen, Jenitri merupakan sumber penghasilan yang mendatangkan pundi-pundi rezeki.
Dalam kunjungan Kompas Female ke Pusat Latihan Usaha Terpadu, yang berlokasi di Jalan A.Yani, Sempor, Kebumen, Jawa Tengah. Ternyata, jenitri adalah salah satu kerajinan tangan yang cukup menarik dan laris di mancanegara.
Jenitri sebenarnya adalah nama tanaman yang konon bibitnya dibawa olehseorang pedagang India, yang kemudian menitipkannya pada seorang penduduk Kebumen untuk ditanam dan dikembangkan.
Daya jual Jenitri yang tinggi membuat semakin banyak penduduk Kebumen yang menanam pohon jenitri dan dibudidayakan sebagai kerajiann aksesori khas setempat.
Umumnya, Jenitri dibuat menjadi tasbih atau rosario. Sigit, Deputi Program Martha Tilaar Grup mengungkapkan bahwa satu tahun belakangan Jenitri Kebumen banyak diincar oleh para pelancong asal Timur Tengah.
"Katanya jenitri disini (Kebumen) lebih halus," ujar Sigit.
Para pedagang asal Timur Tengah, kata Sigit, sengaja datang ke Kebumen demi mendapatkan karya perajin lokal untuk dijual kembali di negara mereka masing-masing.
Kemudian, dia juga menjelaskan bahwa akhirnya Jenitri ini tak hanya dibuat menjadi alat berdoa, melainkan juga aksesori lain yang menjadi buah tangan khas Kebumen, seperti gantungan kunci, gelang, cincin, sampai tempat tisu.
Harga yang dibanderol untuk satu untai Jenitri khas Kebumen sangat beragam, mulai dari Rp 8.000 sampai dengan Rp 450.000. Hebatnya, biji jenitri ini dapat bertahan selama 200-300 tahun. Ada pula yang mempercayai bahwa biji jenitri bisa bertahan hingga delapan keturunan.(Penulis: Silvita Agmasari/Editor: Syafrina Syaaf/Kompas.com)
KEBUMEN - Kain Batik Indonesia terutama Batik Jawa adalah kerajinan bernilai seni tinggi dan berkaitan dengan perkembangan kerajaan Majapahit serta kekuasaan lain sesudahnya.
Dalam sejumlah kajian, terurai bahwa perkembangan batik banyak terjadi pada masa-masa kerajaan Mataram, Solo, dan Yogyakarta. Berdasarkan motif batik, sebenarnya dapat dilihat cerminan kehidupan masyarakat sekitar. Salah satunya adalah kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Sebab, kain dan motif batik khas Kebumen memiliki ciri khas yang unik.
Pada kunjungan ke Kebumen dalam rangka acara puncak perayaan ulangtahun ke-45 Martha Tilaar Grup pada hari Sabtu (18/9/2015), Kompas Female berkesempatan untuk berkunjung ke Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) yang terletak di Jalan A. Yani, Kebumen, Jawa Tengah, untuk melihat hasil karya perajin batik lokal.
Batik Kebumen tidak seperti batik di daerah Jawa Tengah yang biasanya memiliki motif dengan arti filosofis yang tinggi. Motif batik di Kebumen terbilang lebih sederhana dengan dominasi motif tumubuhan.
"Motif disini jauh lebih bersahaja tidak bermain dengan filosofi atau simbol," ujar Bapak Sigit. "Batik Kebumen adalah ungkapan seni dari kehidupan sehari-hari," ujar Bapak Sigit, Deputi Program Martha Tilaar.
Ciri selanjutnya yang khas dari batik Kebumen adalah warna batik yang cenderung gelap, tak seperti warna batik pesisir yang umumnya bewarna cerah.
Salah satu motif batik Kebumen yang terkenal adalah motif gringsing, yang terkenal sampai kancah internasional karena kehalusannya. Pusat batik yang terkenal di Kebumen, berada di kampung Gemek Sakti dan Tanuraksan.
Lalu, harga yang dibanderol untuk batik tulis Kebumen cenderung terjangkau, yaitu senilai Rp 400.000 sampai Rp 1 juta. Sementara itu, batik cap harganya terbilang lebih murah, lebih kurang di bawah Rp 400.000. (Penulis: Silvita Agmasari/Editor: Syafrina Syaaf/Kompas.com)