Friday, February 20, 2015

ginggang luk ulo batu langka asal kebumen

Batu akik Nyai Roro Kidul. Foto: Dok. Daniel Krisna/Tempo
KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Perajin batu mulia Kebumen Jawa Tengah punya cara tersendiri dalam mangais untung dengan booming batu mulia sembari tetap menjaga keseimbangan alam dari potensi eksploitasi. "Kami melakukan kaderisasi sebanyak-banyaknya pemuda karangtaruna biar mau jadi perajin," ujar salah satu sesepuh perajin batu mulia Kebumen Jawa Tengah, Aris Panji 52 tahun kepada Tempo di sela mengikuti pameran batu mulia di Kota Yogyakarta.

Aris menuturkan, booming batu mulia saat ini, sepanjang pengalamannya menekuni bidang tersebut sejak tahun 1985, sudah kali kedua terjadi. Pasca 20 tahun silam, saat batu mulia pertama booming di tanah air. Namun, akibat eksploitasi besar-besaran, sumber bahan batu yang menjadi ciri khas Kebumen justru 'punah' alias sudah sangat sulit ditemukan.

Bahan batuan yang hilang sumbernya itu salah satunya jenis Ginggang Luk Ulo. Luk Ulo, merujuk sebuah nama alur sungai purba Luk Ulo, yang mengalir tak jauh dari kawasan situs Gunung Karangsambung Kebumen.

Jenis Ginggang Luk Ulo ini kata Aris, sempat berjaya beberapa waktu terakhir
saat diikutkan dalam kontes batu mulia. Seperti yang terjadi awal Januari 2015 lalu di Bali, Ginggang Luk Ulo ini jawara. Juga ketika dilombakan di Australia pada Januari 2015 lalu.

Ginggang Lukulo asal Kebumen merupakan batuan mulia yang dipercaya berusia paling purba yang terbentuk bersamaan terbentuknya aliran sungai Luk Ula dan situs purba Karangsambung. Batuan itu disinyalir salah satu jejak proses jutaan tahun silam yang ditandai pengangkatan dasar samudera hindia di wilayah itu setelah terjadinya tumbukan lempeng antar benua, eurasia dan samudera Hindia.

Di kawasan sumber batu ginggang Luk Ulo itu tak jauh dari museum geogologi serta balai Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia.

Ginggang Luk Ulo yang bercirikhas memiliki guratan seperti serat rambut dan mampu memendarkan tujuh warna pelangi saat disorot cahaya. Batu ginggang ini awalnya banyak dibuat oleh para perajin di Desa Peningron, Kelurahan Pejagoan, Kebumen. Namun kini tak ada lagi perajin di sana yang bisa menemukan ginggang itu.

Pasca ginggang Luk Ulo langka, kini perburuan batu mulia gantian menyasar jenis Badar Besi (Red Magnet) yang terdapat di Gunung Buluberas Desa Karanggayam atau barat situs Karangsambung.

"Kami cegah agar Badar Besi ini bukan jadi satu-satunya yang diburu, tapi menggali potensi batu lain di lain titik," kata Aris yang tinggal di jalan Sawo Kebumen itu.

Untuk mencegah perburuan menyasar pada satu jenis batu, komunitas Badar Besi Aris yang kini beranggotakan 16 perajin itu awal tahun ini melakukan kaderisasi dalam bentuk pelatihan gratis, Terutama pada pemuda putus sekolah, pengangguran, dan juga bekas preman. "Ada 150 orang angkatan pertama yang kami latih membuat batu akik sekaligus menjaga agar tak menjual batu berbentuk bongkahan," kata dia.

Aris pun tengah menyiapkan sebuah komunitas besar berbentuk paguyuban bernama Komunitas Batu Akik Kebumen yang disingkat Kobam. "Tujuan komunitas ini menemukan dan berbagi potensi batu mulia lain yang bisa diolah dan ditingkatkan nilai jualnya, agar tak terpaku pada satu sumber yang merusak alam," kata dia.

Jenis batuan mulia di Kebumen dinilai Aris kaya jenis. Hanya belum ada fasilitator untuk menelitinya. Misalnya salah satu anggota komunitas Badar Besi beberapa waktu lalu menemukan jenis batu persis tekstur Chrisophrase di sekitar situs Karangsambung yang selama ini hanya dianggap ada di Lima, Peru dan Pantai Gading Afrika.

Ada pula jenis batuan lain di Karangsambung yang menarik sejenis Badar Besi yang tidak hanya berwarna merah cabe. Seperti Nogoswi (darah Kristus), Jesper Tukul dan Pancawarna.

SUMBER: home

Girls' Generation Announces First Single As An 8-Member Group

Girls' Generation Announces First Single As An 8-Member Group
Girls' Generation has announced that it will be releasing a new Japanese single titled "Catch Me If You Can" on April 22.
The announcement was made on Girls' Generation's official website. In addition to the single release, a live DVD of the group's Tokyo Dome concert was also announced and will be released on April 1.
The upcoming single has been described as an EDM track with a strong, dance beat and a sexy refrain that will stick in your ears.
"Catch Me If You Can" will be Girls' Generation's first musical release as an 8-member group. Former group member Jessica was forced out of the group at the end of September of 2014.
Details about the new single will be released at a later date.

Monday, February 16, 2015

Kolonialisme dan Imperialisme

1. Memahami Motivasi, Nafsu, dan Kejayaan Barat
Di dalam sejarah bangsa-bangsa di dunia dikenal adanya masa penjelajahan samudra. Aktivitas penjelajahan samudra ini dalam rangka untuk menemukan dunia baru. Aktivitas penemuan dunia baru ini tidak terlepas dari motivasi dan keinginannya untuk survive, memenuhi kepuasan dan kejayaan dalam kehidupan di dunia. Bahkan bukan sekedar motivasi, tetapi juga muncul nafsu untuk menguasai dunia baru itu demi memperoleh keuntungan ekonomi dan kejayaan politik. Pertanyaannya adalah daerah mana yang dimaksud dunia baru itu? Yang dimaksud dunia baru waktu itu pada mulanya adalah wilayah atau bagian dunia yang ada di sebelah timur (timurnya Eropa) sebagai penghasil bahan-bahan yang sangat diperlukan dan digemari oleh bangsa-bangsa Eropa. Bahan-bahan yang dimaksudkan itu adalah rempah-rempah seperti cengkih, lada, pala, dan lain-lain.
Mengapa orang-orang Eropa sangat memerlukan rempah-rempah? Orang-orang Eropa berusaha sekuat tenaga untuk menemukan daerah penghasil rempah-rempah. Rempah-rempah ini menjadi komoditas perdagangan yang sangat laris di Eropa. Daerah yang menghasilkan rempah-rempah itu tidak lain adalah Kepulauan Nusantara. Orang-orang Eropa menyebut daerah itu dengan nama Hindia. Bagaikan “memburu mutiara dari timur”, orang-orang Eropa berusaha datang ke Kepulauan Nusantara untuk mendapatkan rempah-rempah. Namun dalam konteks penemuan dunia baru itu kemudian tidak hanya Kepulauan Nusantara saja tetapi juga daerah-daerah lain yang ditemukan orang-orang Eropa pada periode penjelajahan samudra, misalnya Amerika, dan daerah-daerah lain di Asia.
Sejarah umat manusia sudah sejak lama mengglobal. Peristiwa sejarah di suatu tempat sangat mungkin terpengaruh atau menjadi dampak dari peristiwa lain yang terjadi di tempat yang cukup jauh. Begitu juga peristiwa kedatangan bangsa Barat ke Indonesia dilatarbelakangi oleh peristiwa yang jauh dari Indonesia, misalnya peristiwa jatuhnya Konstantinopel di kawasan Laut Tengah pada tahun 1453. Serangkaian penemuan di bidang teknologi juga merupakan faktor penting untuk melakukan pelayaran bagi bangsa-bangsa Barat menuju  Tanah  Hindia/Kepulauan. Nusantara. Sementara itu semangat dan dorongan untuk melanjutkan. Perang Salib disebut-sebut juga ikut mendorong kedatangan bangsa-bangsa Barat ke Indonesia.
2. Menganalisis Petualangan, Penjelajahan dan Penemuan Dunia Baru

Bertahun-tahun lamanya Laut Tengah menjadi pusat perdagangan internasional antara para pedagang dari Barat dan Timur. Salah satu komoditinya adalah rempah-rempah. Para pedagang dari Barat atau orang-orang Eropa itu mendapatkan rempah-rempah dengan harga lebih terjangkau. Setelah jatuhnya Konstantinopel tahun 1453 ke tangan Turki Usmani, akses bangsa-bangsa Eropa untuk mendapatkan rempah-rempah yang lebih murah di kawasan Laut Tengah menjadi tertutup. Harga rempah-rempah melambung sangat tinggi di pasar Eropa. Oleh karena itu, mereka berusaha mencari dan menemukan daerah-daerah penghasil rempah-rempah ke timur. Mulailah periode petualangan, penjelajahan, dan penemuan dunia baru. Upaya tersebut mendapat dukungan dan partisipasi dari pemerintah dan para ilmuwan. Portugis dan Spanyol dapat dikatakan sebagai pelopor petualangan, pelayaran dan penjelajahan samudra untuk menemukan dunia baru di timur. Portugis juga telah menjadi pembuka jalan menemukan Kepulauan Nusantara sebagai daerah penghasil rempah-rempah. Kemudian menyusul Belanda dan Inggris. Tujuannya tidak semata-mata mencari keuntungan melalui perdagangan rempah-rempah tetapi ada tujuan yang lebih luas. Tujuan mereka terkait dengan :
•  gold: memburu kekayaan dan keuntungan dengan mencari dan mengumpulkan emas, perak dan bahan tambang serta bahan-bahan lain yang sangat berharga. Waktu itu yang dituju terutama Guinea dan rempah-rempah dari Timur
•  glory: memburu kejayaan, superioritas, dan kekuasaan. Dalam kaitan ini mereka saling bersaing dan ingin berkuasa di dunia baru yang ditemukannya.
•  gospel: menjalankan tugas suci untuk menyebarkan agama. Pada mulanya orang-orang Eropa ingin mencari dan bertemu Prester John yang mereka yakini sebagai Raja Kristen yang berkuasa di Timur.
Berikut ini akan dijelaskan petualangan, pelayaran dan penjelajahan samudra bangsa-bangsa Eropa menuju Kepulauan Nusantara.

a.  Spanyol
Orang-orang Spanyol dapat dikatakan sebagai pelopor dalam pelayaran dan penjelajahan samudra mencari daerah baru penghasil rempah-rempah  di  timur  (disebut  Tanah Hindia). Mereka diprakarsai oleh Christhoper Columbus.  Sebelum  berangkat  Columbus menghadap  kepada  Ratu  Isabella  untuk mendapat dukungan termasuk fasilitas. Ratu Isabella mengizinkan dan menyediakan tiga kapal dengan segala perlengkapannya. Ratu Isabella juga menyediakan hadiah apabila misi Columbus dapat berhasil.
Atas dasar keyakinan bahwa bumi itu bulat maka Columbus dengan rombongannya optimis berhasil menemukan daerah baru di timur. Pada tanggal 3 Agustus 1492, Columbus berangkat dari pelabuhaan Spanyol berlayar menuju arah barat. Pada tanggal 6 September tahun yang sama, rombongan Columbus sampai di Kepulauan Kanari di sebelah barat Afrika. Ekspedisi penjelajahan samudra dilanjutkan dengan mengarungi lautan luas yang dikenal ganas, yakni Samudra Atlantik. Salah satu kapalnya rusak. Para anggota ekspedisi hampir putus asa. Namun Columbus terus memberi semangat bagi anggota rombongannya. Setelah sekitar satu bulan lebih berlayar, tanggal 12 Oktober 1492 rombongan Columbus berhasil mendarat di pantai bagian dari Kepulauan Bahama. Columbus mengira bahwa ekspedisinya ini sudah sampai di Tanah Hindia. Oleh karena itu, penduduk yang menempati daerah itu disebut orang-orang Indian. Tempat mendarat Colombus ini kemudian dinamakan San Salvador. Berikutnya rombongan Columbus kembali berlayar dan mendarat di Haiti. Merasa ekspedisinya telah berhasil maka rombongan Columbus bertolak kembali ke Spanyol untuk melapor kepada Ratu Isabella.
Tahun 1493 Columbus sampai kembali di Spanyol. Kedatangan Columbus dan rombongan disambut dengan suka cita. Bahkan dengan keberhasilannya mendarat di Kepulauan Bahama dan Haiti, Columbus diakui sebagai penemu daerah baru yakni Benua Amerika.
Keberhasilan pelayaran Columbus menemukan daerah baru telah mendorong para pelaut lain untuk melanjutkan penjelajahan samudra ke timur. Apalagi Columbus belum berhasil menemukan daerah penghasil rempah-rempah. Berangkatlah ekspedisi yang dipimpin oleh Magellan/Magalhaes atau umum menyebut Magelhaens. Ia juga disertai oleh seorang kapten kapal yang bernama Yan Sebastian del Cano. Berdasarkan catatan-catatan yang telah dikumpulkan Columbus, Magellan mengambil jalur yang mirip dilayari Columbus. Setelah terus berlayar Magellan beserta rombongan mendarat di ujung selatan benua yang ditemukan Columbus (Amerika). Di tempat ini terdapat selat yang agak sempit yang kemudian dinamakan Selat Magellan.
Melalui selat ini rombongan Magellan terus berlayar meninggalkan Samudra Atlantik dan memasuki Samudra Pasifik dengan lautan yang relatif tenang. Setelah sekitar tiga bulan lebih rombongan Magellan berlayar akhirnya pada Maret 1521 Magellan mendarat di Pulau Guam. Rombongan Magellan kemudian melanjutkan penjelajahannya dan pada April 1521 sampai di Kepulauan Massava atau kemudian dikenal dengan Filipina. Magellan menyatakan bahwa daerah yang ditemukan ini sebagai koloni Spanyol.
Tindakan Magellan dan rombongan ini mendapat tantangan penduduk setempat (orang-orang Mactan). Terjadilah pertempuran antara kedua belah pihak. Dalam pertempuran dengan penduduk setempat itu rombongan Magellan terdesak bahkan Magellan sendiri terbunuh. Rombongan Magellan yang selamat segera meninggalkan Filipina. Mereka di bawah pimpinan Sebastian del Cano terus berlayar ke arah selatan. Pada tahun 1521 itu juga mereka sampai di Kepulauan Maluku yang ternyata tempat penghasil rempah-rempah. Tanpa berpikir panjang kapal-kapal rombongan del Cano ini dipenuhi dengan rempah-rempah dan terus bertolak kembali ke Spanyol. Dikisahkan bahwa atas petunjuk pemandu orang Indonesia kapal-kapal rombongan del Cano ini berlayar menuju ke arah barat, sehingga melewati Tanjung Harapan di Afrika Selatan dan diteruskan menuju Spanyol. Dengan penjelajahan dan pelayaran yang dipimpin oleh Magellan itu maka sering disebut-sebut bahwa tokoh yang berhasil mengelilingi dunia pertama kali adalah Magellan.
Dalam kaitannya dengan pelayaran dan penjelajahan samudra itu ada pendapat yang menarik dari Menzies, seorang perwira angkatan laut Inggris. Ia menegaskan bahwa yang berhasil mengelilingi dunia pertama kali adalah armada Cina yang dipimpin oleh Panglima Zheng He (Cheng Ho) pada tahun 1421. Zheng He adalah seorang kasim kepercayaan Kaisar Cina dari Dinasti Ming yang bernama Zhu Di atau Yong Le. Dijelaskan oleh Menzies bahwa Zheng He bersama armadanya telah berlayar mengelilingi dunia dengan berpedoman pada peta-peta kuna yang dibuat oleh para kartografer Cina dan juga beberapa peta yang dibuat misalnya oleh Fra Mauro (orang Italia), dan yang dibuat oleh Piri Reis (orang Turki).Dalam kaitannya dengan pelayaran dan penjelajahan samudra itu ada pendapat yang menarik dari Menzies, seorang perwira angkatan laut Inggris. Ia menegaskan bahwa yang berhasil mengelilingi dunia pertama kali adalah armada Cina yang dipimpin oleh Panglima Zheng He (Cheng Ho) pada tahun 1421. Zheng He adalah seorang kasim kepercayaan Kaisar Cina dari Dinasti Ming yang bernama Zhu Di atau Yong Le. Dijelaskan oleh Menzies bahwa Zheng He bersama armadanya telah berlayar mengelilingi dunia dengan berpedoman pada peta-peta kuna yang dibuat oleh para kartografer Cina dan juga beberapa peta yang dibuat misalnya oleh Fra Mauro (orang Italia), dan yang dibuat oleh Piri Reis (orang Turki).

Program Linear dengan Metode Grafik

Kajian masalah program linear dua variabel dapat diselesaikan melalui grafik sistem
kendala dari masalah tersebut. Oleh karena itu, langkah awal dalam menyelesaikan
masalah tersebut, yaitu dengan menggambarkan sistem pertidaksamaan yang
terbentuk pada kendala/keterbatasan masalah program linear. Berikut ini diberikan 1
pertidaksamaan dengan kombinasi syarat variabelnya.
a)  x y + ≥5
b)  x y + ≥5 dengan x ≥ 0 dan y ≥ 0.
c)  x y + ≥5 dengan x ≥ 0 dan y ≤ 0.
d)  x y + ≥5 dengan x ≤ 0 dan y ≥ 0.
e)  x y + ≥5 dengan x ≤ 0 dan y ≤ 0.
Ø Dengan pengetahuan tentang cara menggambarkan daerah penyelesaian suatu
pertidaksamaan linear pada Kelas X, coba diskusikan bersama temanmu, apa
perbedaan kelima pertidaksamaan di atas.
Pada gambar a), dapat kita pahami bahwa semua titik yang terletak pada daerah
yang tidak diarsir (bersih) memenuhi pertidaksamaan x + y ≥ 5 Hal ini berbeda
dengan syarat nilai x dan y pada Gambar 2.3 b). Hanya pada saat x ≥ 0 dan y ≥ 0 yang
memenuhi daerah penyelesaian pertidaksamaan x + y ≥ 5.
Apa yang dapat kamu jelaskan dari gambar b) di atas?

Friday, February 13, 2015

Pirus / Turquoise stone from kebumen

KARANGSAMBUNG (www.beritakebumen.info) - BATU pirus atau turquoise terkenal berasal dari Semanjung Persia seperti Iran, Israel, Afghanistan, Sinai atau ditemukan di Benua Amerika seperti Nevada, Carlifornia, New Mexico, dan Arizona. Tetapi siapa sangka, jenis batu yang digunakan sebagai perhiasan sejak kebudayaan Mesir kuno itu juga ditemukan di kawasan geologi Karangsambung, Kebumen.

Adalah Supratikno (43), seorang perajin batu asal Dusun Siluk, Desa Sadangkulon, Kecamatan Sadang, Kebumen, yang kali pertama menemukan jenis batu ini. Total bongkahan batu yang ditemukan pria yang sudah puluhan tahun menjadi pemburu batu itu sekitar 51 kg. Penemuan pertama seberat 15 kg, kemudian penemuan kedua 10 kg, dan yang ketiga sekitar 26 kg. Ya, jika dilihat secara kasat mata, batu tersebut memang sangat mirip dengan batu pirus asal Persia yang beredar di pasaran. Mulai dari warna hijaunya, biru, dan terdapat serat warna emasnya yang berkilauan.

Batuan tersebut katanya, ditemukan secara tidak sengaja saat dirinya sedang mencari batu di sepanjang aliran Sungai Luk Ulo di Kecamatan Sadang. Saat itu dia menemukan bongkahan batu berwarna cokelat penuh dengan tanah liat. Uji Laborat “Saya ambil, setelah bongkahan batu itu saya bersihkan muncul warna hijau dengan serat emasnya mirip jenis pirus,” ujarnya kepada wartawan, baru-baru ini.

Penemuan batu tersebut kemudian dengan cepat menyebar. Meski belum ada pengujian di laboratorium gemologi, banyak pengusaha maupun kolektor yang mengincar batu pirus asal Kebumen itu. Dari jumlah 51 kg hasil perburuannya, sebanyak 12 kg sudah laku terjual di Jakarta seharga Rp 100 juta. Sedangkan bongkahan 8 kg dibeli oleh seorang pengusaha lokal Kebumen seharga Rp 50 juta. Sisanya, batu pirus yang masih ada sekitar 26 kg, kata Suprat panggilan akrabnya, akan dijual dengan harga Rp 8 juta/kg. Bahkan untuk yang bongkahan super dijual dengan harga lebih tinggi. Sebagian batu juga akan dibawa ke laboratorium di Jakarta.

SUMBER: setiobow.blogspot.com

Friday, February 6, 2015

Alat optik

A. MATA DAN KACAMATA
Mata merupakan salah satu diantara alat-alat optik. Mata mempunyai
lensa yang dapat diubah-ubah jarak fokusnya.
1. Bagian penting dan fungsi mata
Gambar 3.1 di samping ini adalah
bagian mata:
1. Kornea mata, melindungi bagiandalam mata
2. Pupil, sebagai lubang tempat masuk-nya cahaya ke dalam mata
3. Iris, memberi warna mata dan mengatur besar kecilnya pupil
4. Otot mata, mencembung atau memipihkan lensa mata
5. Lensa mata, membentuk bayangan dari benda yang dilihat
6. Retina, layar tempat bayangan terbentuk
7. Saraf mata, membawa kesan bayangan yang terbentuk ke otak
2. Beberapa istilah pada mata
- Titik dekat (Sn) atau punctum proksimum (pp): titik terdekat yang masih jelas terlihat oleh mata berakomodasi maksimum.
- Titik jauh atau punctum rematum (pr): titik terjauh yang masih jelas terlihat oleh mata tak berakomodasi.
-  Daya akomodasi mata: kemampuan lensa mata memipih atau mencembung untuk menyesuaikan jarak benda yang terlihat.
3. Jenis mata
a Mata normal (Emetrop): Sn = 25 cm ; pr = ~
b Rabun jauh/lihat dekat (miopi): Sn < 25 cm ; Pr < ~
Dibantu dengan kacamata berlensa cekung (negatif)
c  Rabun dekat/lihat jauh (hipermetropi): Sn > 25 cm ; Pr = ~
Dibantu dengan kacamata berlensa cembung (positif)
d Mata tua (presbiopi): Sn > 25 cm ; Pr < ~
Dibantu dengan kacamata berlensa rangkap (positif dan negatif)
4. Kekuatan lensa kacamata
Untuk menentukan kekuatan dan jenis lensa kaca mata yang harus digunakan oleh orang yang menderita cacat mata agar dapat kembali seperti orang yang bermata normal, ada ketentuan sebagai berikut.
a Jika diketahui/ditanyakan Sn, maka S = 25 cm ; S’ = - Sn
b Jika diketahui/ditanyakan Pr, maka S = ~ ; S’ = -Pr
Dengan ketentauan dan perhitungan di atas dapat ditentukan jenis dan kekuatan lensa kaca mata yang harus digunakan.
B. KAMERA
Bagan sebuah kamera dapat dilihat pada gambar 3.2 berikut. Adapun
bagian-bagian penting dari kamera adalah sebagai berikut.
1. Shutter, sebagai pengatur jarak lensake benda.
2. Appature, sebagai lubang tempat cahaya masuk.
3. Lensa, sebagai pembentuk bayangan.
4. Diafragma, sebagai pengatur besar kecilnya Appature.
5. Film, sebagai layar tempat terbentuknya bayangan.
C. LUP
Lup adalah alat yang dibuat dari sebuah lensa positif yang fungsinya
untuk melihat benda-benda kecil agar tampak lebih besar, karena pada saat
kita menggunakan Lup terjadi perbesaran sudut lihat (γ)
Perbesaran sudut lihat (γ) adalah perbandingan sudut lihat dengan alat (γ)
dan perbesaran sudut lihat tanpa alat (α). Untuk sudut kecil didapat β = tan β
dan α = tan α, sehingga perbesaran sudut dapat dinyatakan dengan per-
samaan:
α = sudut lihat tanpa alat
β = sudut lihat dengan alat
γ = perbesaran sudut
Sn = jarak titik dekat pengamat
S = jarak benda ke Lup
a. Untuk mata berakomodasi maksimum: s < f
Perbesaran sudut:

Monday, February 2, 2015

Persak Kebumen mengadakan open recruitmen

Manajemen Persatuan Sepak Bola Kebumen (Persak) memberikan kesempatan bagi para pemuda tangguh Kebumen yang memiliki skill sepak bola untuk bergabung bersama tim sepak bola Kabupaten Kebumen melalui seleksi umum yang dilakukan mulai hari ini, Senin (02/02/2014).

Syarat:
Warga Kebumen, dibuktikan dengan KTP, SIM, KK, Kartu Pelajar
Laki-laki 
Usia mak 33 tahun per 1 januari 2015
Bukan pemain profesional
Sehat jasmani rohani

Waktu dan tempat pendaftaran
Pendaftaran dibuka mulai tgl 2-5 februari pukul 07.00-14.00 wib
Tempat pendaftaran di sekretariat Persak komplek Stadion Candradimuka
Waktu pelaksanaan tes pemain lokal tanggal 5-9 februari 2015 pukul 13.00 -18.00

Jenis Test
Test Kesehatan
Test Fisik
Test Ketrampilan
Sesi Game

Ketentuan lain akan di jelaskan sebelum pelaksanaan seleksi dimulai.(bk01/mat/BM)